Materi Tema 5
Subtema 1
Pembelajaran ke 3
Tgl. 31 Oktober 2022
1. Matematika
Menentukan jari-jari lingkaran
Contoh:
Keliling sebuah lingkaran adalah 62,8 cm. Jika π = 3,14 maka panjang jari-jari lingkaran tersebut adalah … cm.
Jawab:
2. IPA
Apakah anak-anak suka menghias kulkas di rumah dengan hiasan berbentuk dan bergambar lucu? Kalau iya, tentunya hiasan ini menggunakan magnet sehingga bisa menempel pada permukaan kulkas. Kenapa magnet bisa menempel pada permukaan kulkas, ya? Kita simak penjelasan tentang magnet berikut ini, yuk!
A. Pengertian Magnet
Magnet adalah jenis batuan yang memiliki kemampuan bisa menarik benda-benda tertentu. Kalau menurut pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, magnet diartikan sebagai setiap bahan yang bisa menarik logam besi. Kata magnet sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu magnitis lithos. Kata itu memiliki arti batu Magnesian. Magnesian atau Magnesia adalah sebuah kota di wilayah Yunani. Sekarang kota ini berubah namanya menjadi Manisia yang terletak di wilayah Turki. Pada zaman prasejarah, di Magnesia ditemukan banyak sekali kandungan magnet.
B. Sifat-Sifat Magnet
1. Magnet Bisa Menarik Benda Tertentu
Seperti yang kita tahu, magnet bisa menempel di logam besi. Namun, jika kita coba mengarahkannya pada benda berbahan lain, belum tentu magnet bisa menempel. Benda yang bisa ditarik oleh magnet disebut benda magnetik. Contoh benda magnetik adalah besi, baja, nikel, dan kobalt.
2. Magnet Punya Dua Kutub
Sama seperti Bumi, ternyata magnet juga memiliki dua kutub yang berlawanan. Kedua kutub itu biasa dinamakan kutub utara dan kutub selatan. Kutub magnet biasanya terletak pada ujung magnet yang menyimpan kekuatan magnet paling besar.
3. Kutub yang Berbeda Saling Menarik, Kutub yang Sama Saling Menolak
Seperti yang sudah disebutkan tadi, magnet punya dua kutub yang berbeda. Jika ada dua magnet dan kita coba dekatkan, maka secara otomati kutub yang berlawanan akan saling menarik. Lain hal jika kita mendekatkan magnet dengan dua kutub yang sama, maka keduanya akan saling menolak. Intinya kutub selatan magnet akan menarik kutub utara magnet.
4. Gaya Magnet Bisa Menembus Penghalang
Jika kamu arahkan kedua magnet, mereka akan saling menarik meskipun diberi penghalang di antara keduanya. Hal itu karena magnet memiliki gaya magnet yang memungkinkan keduanya tetap saling menarik walaupun terhalang benda lainnya. Namun kekuatan ini akan berkurang kalau penghalangnya semakin tebal. Hal itu karena gaya magnet yang bekerja akan semakin kecil. Selain ketebalan penghalang, kekuatan magnet juga penting. Semakin besar kekuatan magnet maka akan semakin kuat menarik walaupun terhalang penghalang yang tebal.
5. Medan magnet akan membentuk gaya magnet. Medan magnet akan semakin rapat jika didekatkan dengan magnet.
6. Sifat kemagnetan dapat melemah atau hilang karena hal tertentu, seperti sering jatuh, terbakar, atau lainnya.
C. Jenis Bahan Magnet
Berdasarkan sifat kemagnetannya, jenis bahan magnet secara umum terbagi menjadi dua, yaitu bahan magnetik (feromagnetik) dan bahan nonmagnetik.
· Bahan Magnetik (Feromagnetik)
Feromagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Jika benda jenis feromagnetik berada dekat dengan magnet, magnet akan menarik benda tersebut. Selain itu, benda yang termasuk bahan feromagnetik dapat dijadikan suatu magnet. Contoh bahan feromagnetik adalah baja, besi, nikel, dan kobalt.
· Bahan Nonmagnetik
Bahan nonmagnetik terbagi atas:
- Paramagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan lemah oleh magnet kuat. Contohnya alumunium, tembaga, platina, dan lain-lain.
- Diamagnetik adalah benda yang menolak magnet. Benda ini tidak dapat ditarik sama sekali oleh magnet meski berada sangat dekat dengan magnet yang kuat. Contoh benda diamegnetik adalah emas, seng, merkuri, dan lainnya.
D. Macam-macam Bentuk Magnet
- Magnet batang bentuknya menyerupai batang atau balok atau kubus.
- Magnet silinder, menyerupai tabung panjang.
- Magnet jarum menyerupai jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnet yang runcing.
- Magnet U (magnet ladam) berbentuk seperti tapal kuda atau serupa dengan huruf U.
- Magnet cincin, magnet ini memiliki bentuk bulat menyerupai cincin.
- Magnet keping, magnet ini memiliki bentuk menyerupai kepingan logam.
Jenis-Jenis Magnet
Berikut ini adalah jenis-jenis magnet yang dibagi berdasarkan asalnya:
- Magnet Alami
Seperti namanya, magnet alami adalah magnet yang terbentuk oleh alam tanpa ada campur tangan manusia. Magnet jenis ini adalah magnet yang ditemukan oleh penduduk Magnesia di zaman lampau. Biasanya magnet alami berupa batu-batuan
- Magnet Buatan
Kebalikan dari magnet alami, magnet buatan adalah magnet yang sengaja dibuat oleh manusia. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan magnet. Karena buatan, magnet jenis ini memiliki bentuk, seperti magnet ladam atau tapal kuda, magnet jarum, magnet batang, magnet silinder, dan lain-lain. Magnet buatan biasanya dibuat dari besi, bajam atau bahan jenis logam lainnya.
Magnet buatan ada yang sifatnya sementara dan ada juga yang tetap. Magnet sementara kemagnetannya bisa hilang dengan mudah, berbeda dengan magnet buatan yang tetap atau permanen. Magnet sementara biasanya dibuat dengan cara menggosok benda, induksi, atau dengan arus listrik.
3. Bahasa Indonesia
Formulir
Terkadang apabila seseorang ingin bergabung atau mendaftarkan diri pada suatu instansi resmi diharuskan untuk mengisi suatu data-data penting yang dibutuhkan. Data tersebut umumnya memuat tentang nama, tempat dan tanggal lahir, nomor yang dapat dihubungi, alamat tempat tinggal dan lain sebagainya. Data-data tersebut biasanya tercantum pada suatu teks yang dikenal sebagai teks formulir.
Pengertian Teks Formulir
Formulir berasal dari bahasa Belanda yakni formulier yang artinya sebuah kertas berisi beberapa pertanyaan formal yang harus diisi. Teks formulir adalah suatu lembaran berupa kartu atau kertas dengan ukuran tertentu yang berisi mengenai data atau informasi yang sifatnya tetap dan juga beberapa bagian lain yang tidak tetap.
Pengertian lain menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tentang formulir yakni sebuah lembar isian atau surat isian yang telah diisi dan harus diserahkan kepada bagian pendaftaran. Dapat dikatakan jika teks formulir adalah sebuah kertas yang mempunyai ruang terformat dan harus diisi oleh penggunanya.
Menurut Puspitawati, formulir dapat diartikan sebagai secarik kertas atau media yang mempunyai ruang untuk diisi dengan berbagai informasi sebagai dasar pencatatan transaksi ataupun aktivitas ekonomi dari suatu unit organisasi.
Dan menurut Rama dan Jones, pengertian formulir yakni dokumen terpola yang berisi field kosong yang dapat diisi oleh pengguna dengan data.
Tujuan Teks Formulir
Teks formulir yang dibuat tentu mempunyai tujuan antara lain:
- Untuk menciptakan keseragaman atau pembakuan kerja (work standarization).
- Untuk mempermudah dalam penggolongan suatu data (classification).
- Untuk mempermudah dalam pemberkasan baik dalam sistem ataupun tempatnya.
- Untuk memberikan kemudahan dalam penertiban prosedur dan tata kerja.
- Menjadi alat pemberian instruksi.
- Menjadi alat perencanaan, sebab di dalamnya terdapat data dan fakta baik yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif.
- Sebagai alat dalam mengkontrol dan evaluasi baik kuantitatif ataupun kualitatif.
Fungsi Teks Formulir
Secara umum formulir berisi data atau informasi yang sifatnya tetap. Adapun fungsi dari teks formulir yakni:
- Mencari sebuah informasi tertentu.
- Mengumpulkan data-data yang sama.
- Mengemukakan suatu informasi yang sama pada beberapa bagian yang tidak sama.
- Menjadi sebuah bukti fisik.
- Sebagai dasar dari suatu panduan untuk bekerja.
- Menetapkan tanggung jawab terhadap terjadinya transaksi bisnis.
- Merekam suatu data transaksi.
- Mengurangi kekeliruan suatu pesan dibandingkan jika disampaikan secara lisan
- Menjadi media komunikasi antar individu/bagian/organisasi.
-
Silahkan kalian klik tautan di bawah ini untuk menuju link soal latihan yang akan kerjakan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan sampaikan pesan kalian di sini