Sabtu, 14 November 2020

Materi Tema 5 Kelas 6 tanggal 19 November 2020

 

Materi Tema 5 Kelas 6

Tanggal 19 November 2020

 

Selain daftar riwayat hidup, ada sejenis formulir lainnya, yaitu wesel pos. Wesel pos merupakan surat pos yang digunakan khusus untuk mengirim uang.

 Pada saat mengisi wesel, kamu harus teliti. Terutama pada saat mengisi bagian-bagian berikut:

1. jumlah uang yang akan dikirim;

2. tanggal pengiriman;

3. pengirim dan alamat pengirim;

4. alamat yang dituju;

5. berita yang disampaikan;

6. tanda tangan dan nama lengkap pengirim.

 

Adapun bagian-bagian lain dalam wesel pos diisi oleh petugas pos.

Perhatikan contoh wesel pos berikut.

 



Penjelasannya sebagai berikut.

Wesel tersebut dikirimkan oleh Ibu Riana yang beralamat di Jalan Jeruk No.92 Dumai Barat, Dumai. Wesel itu dikirimkan pada 24 Februari 2007 kepada anaknya, Ahmad Rumi di Jalan Perbatasan No. 31, P. Brayan 20239. Jumlah uang yang dikirimkan Ibu Riana sebesar Rp100.000,00. Adapun pesan Ibu Riana adalah uang tersebut harap digunakan untuk membeli buku buku pelajaran yang dibutuhkan Ahmad.

 Cara Membuat Magnet

Magnet pertama kali ditemukan oleh orang Yunani di sebuah tempat bernama Magnesia. Dari situlah kata magnet berasal dan secara luas digunakan. Bentuk magnet yang paling pertama ditemukan berupa magnet alam berbentuk batu.

Seiring berkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, magnet kini telah digunakan pada banyak alat elektronik seperti telepon, dinamo, alat ukur, dan banyak lainnya. Pada dasarnya, benda-benda yang bisa ditarik oleh magnet adalah benda yang mengandung unsur logam. Namun, tidak semua logam bisa terpengaruh daya tarik logam. Salah satu logam dengan daya tarik magnet kuat adalah besi dan baja.

Magnet dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan cara membuat magnet tersebut. Pertama, magnet alam yang terbentuk secara alami melalui proses alam, misalnya magnet bumi dan batu magnesian. Kedua, magnet buatan yang cara pembuatan magnetnya dilakukan dengan sengaja.

Dalam hal ini magnet buatan memiliki beberapa bentuk yang disesuaikan dengan fungsinya. Bentuk-bentuk magnet tersebut adalah magnet batang, tabung (silinder), jarum, magnet berbentuk huruf U, dan ladam (tapal kuda). Sedangkan, bahan yang bisa dibuat menjadi magnet adalah bahan-bahan terdiri dari atom magnet seperti baja dan besi.

Kamu bisa membuat magnet sendiri di rumah karena langkahnya sangat sederhana dan mudah dilakukan. Berikut ini cara membuat magnet lengkap dengan penjelasannya, sederhana dan mudah dilakukan telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber.

1. Cara Membuat Magnet dengan Elektromagnetik

Cara membuat magnet yang pertama adalah dengan elektromagnetik. Sesuai namanya, elektromagnetik merupakan alternatif membuat magnet dengan cara aliran arus listrik. Sumber listrik yang dapat kamu manfaatkan bisa berupa batu baterai segala ukuran.

Elektromagnetik membutuhkan arus listrik searah atau direct current (DS). Artinya, kamu butuh dua buah batu baterai agar bisa mempraktikkan cara ini. Selain itu, siapkan benda yang ingin kamu ubah menjadi magnet, misalnya paku besi. Siapkan juga kabel kumparan atau kawat besi sebagai perantara aliran.

Pertama, tumpuk dua batu baterai untuk dihubungkan dengan kabel kumparan. Hubungkan kedua ujung kabel dengan kutub positif dan negatif baterai. Jangan lupa untuk mengupas ujung kabel kumparan menggunakan gunting. Selanjutnya, lilitkan kabel pada paku besi. Maka, magnet buatan kamu telah siap digunakan.

Untuk menentukan kutub utara dan selatan magnet buatan, kamu bisa gunakan kaidah tangan kanan. Yaitu dengan menggenggam paku besi tadi pada posisi ibu jari dibuka, sedangkan jari lain tetap menggenggam. Dengan demikian, ibu jari menunjukkan arah kutub utara magnet.

2. Cara Membuat Magnet dengan Induksi

Cara membuat magnet yang kedua adalah dengan cara induksi. Cara kerja induksi terjadi karena pengaruh gaya magnet pada sebuah benda magnet elementer atau konduktor. Siapkan magnet permanen dengan benda yang ingin kamu ubah menjadi magnet. Letakkan dua benda tersebut secara berdekatan dengan posisi vertikal.

Kemudian, letakkan jarum atau benda lain yang bisa menempel dengan magnet. Pastikan posisi magnet permanen dan konduktor tidak berubah-ubah. Amati gerakan jarum yang telah kamu letakkan di bawah konduktor. Pelan-pelan, jarum tersebut akan menempel pada konduktor.

Namun, jika magnet permanen dijauhkan, secara otomatis konduktor akan kehilangan sifat kemagnetannya. Berbeda ceritanya jika konduktor yang kamu gunakan adalah batang baja. Batang baja masih bisa menarik jarum meski magnet permanen telah dijauhkan.

3. Cara Membuat Magnet dengan Menggosok

Cara membuat magnet yang ketiga adalah dengan menggosok. Kamu hanya membutuhkan magnet permanen dan benda yang ingin kamu aliri. Benda yang bisa dialiri magnet adalah benda yang telah memiliki sifat kemagnetan, misalnya besi dan baja. Benda tersebut terdiri atas domain maupun magnet kecil yang disebut dengan magnet elementer.

Caranya adalah dengan menggosokkan magnet permanen pada benda yang ingin kamu jadikan magnet. Gosokkan secara satu arah dengan beraturan. Gerakan yang searah dan beraturan membuat aliran magnet permanen terhadap benda menjadi terpengaruh magnet.

Untuk menentukan kutub utara dan selatan magnet buatan, kamu hanya perlu melihat ujung magnet permanen yang kamu gosokkan. Maka, benda yang kamu gunakan untuk menerima aliran magnet adalah kutub yang berlawanan dengan ujung magnet permanen.

Bentuk Kerja Sama ASEAN di Bidang Pendidikan

Negara ASEAN bekerja sama di bidang pendidikan, baik secara bilateral (dua pihak) maupun multilateral (lebih dari dua pihak).

Kerja sama ASEAN di bidang pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negara-negara Asia Tenggara, sekaligus meningkatkan daya saing internasional masyarakat di Asia Tenggara.

Beberapa bentuk kerja sama ASEAN di bidang pendidikan misalnya:

1. Beasiswa Pendidikan

 Negara-negara ASEAN saling memberikan beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa di Asia Tenggara.

Misalnya, negara Singapura memberikan beasiswa pengelolaan jasa pelabuhan udara, kesehatan, keselamatan kerja industri, komunikasi bahari, dan lainnya.

Kemudian, negara Indonesia memberikan beasiswa pendidikan kedokteran, bahasa, dan seni.

Selain untuk pelajar di Asia Tenggara beasiswa itu juga ditujukan untuk pelajar di negara-negara berkembang.

ASEAN juga melakukan kerja sama pendidikan dengan negara di kawasan luar Asia Tenggara, misalnya ada beasiswa universitas di kawasan Asia Tenggara dan Jepang.

Beasiswa itu diberikan oleh ASEAN-Japan Scholarship Fund.

2. Pertukaran Pelajar

 Selain beasiswa studi, universitas di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN University Network juga menyediakan pertukaran pelajar dengan durasi tertentu dan tema tertentu.

Misalnya, ada pertukaran pelajar selama 4 minggu, ada juga pertukaran pelajar yang berlangsung 1 semester.

3. ASEAN Council of Teachers Convention (ACT)

 Tahun 2012, ACT diadakan di Sanur, Denpasar, dengan tema ASEAN Community 2015: Teacher Professionalism for Quality Education and Humanity.

Peserta dari ACT ini adalah organisasi guru dari Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Korea Selatan.

Selain ACT, ada banyak juga pertemuan-pertemuan lain terkait pendidikan di Asia Tenggara dan negara sekitarnya.

4. Olimpiade Pendidikan

 Pelajar juga bisa saling mengikuti kegiatan olimpiade Sains dan Matematika yang diadakan kawasan negara Asia Tenggara.

Misalnya, kita bisa mengikuti olimpiade Sains untuk pelajar se-Asia Tenggara yang diadakan di luar Indonesia.

5. Organisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara

Menteri Pendidikan dari negara-negara ASEAN juga melakukan pertemuan dan perencanaan untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, melalui Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO).

Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesetaraan pendidikan masyarakat di Asia Tenggara.

Dalam organisasi ini, para Menteri Pendidikan 11 Negara Asia Tenggara menentukan tujuan-tujuan pendidikan yang ingin dicapai selama periode tertentu.

SEAMO juga memiliki program terkait pengembangan pendidikan di negara-negara Asia Tenggara, teman-teman.

Ciri-ciri Wirausaha

Guna meraih tujuan yang telah ditetapkan dalam usaha wirausaha, maka seorang individu hendaknya mempunyai ciri dan sifat wirausaha dibawah ini. ciri ciri dari seorang wirausahawan adalah percaya diri yang tinggi, berorientasi pada hasil dan tugas yang dilaksanakan, berani take a risk, berjiwa pemimpin, mempunyai ide yang orisinil, mampu berorientasi ke depan, serta tekun dan jujur dalam menjalankan usahanya.

Karakteristik Wirausaha

Adapun beberapa sifat dari wirausahawan adalah (1) yakin, mandiri, optimistis, dan individualis dalam hal hal tertentu, (2) senantiasa mempunyai effort untuk dapat terus beprestasi, tabah, punya tekad yang kuat, senang bekerja keras, dan juga energik serta berinisiatif, (3) mempunyai kemampuan mengambil risiko dan suka tantangan,

(4) dapat berperan sebagai pemimpin, supel, dan terbuka terhadap kritik dan saran yang bersifat membangun, (5) mampu berinovasi dan berkreasi, fleksibel, dan mempunyai relasi yang luas, (6) mempunyai cara pandang dan persepsi serta proyeksi terhadap masa depan, dan (7) berkeyakinan bahwa hidup adalah kerja keras yang harus diusahakan.

Tahap-Tahap Dalam Wirausaha

Terdapat beberapa tahapan dalam memulai kegiatan wirausaha, diantaranya adalah tahapan persiapan, tahapan memulai, tahapan melaksanakan, dan tahapan mempertahankan usaha.

1. Persiapan

Disini anda dituntut untuk membuat planning dan mengeluarkan berbagai ide dan gagasan untuk mulai berwirausaha. Termasuk juga memikirkan tentang sistem permodalan dan prosedur dalam menjalankan usaha anda.

2. Memulai

Lihatlah peluang yang ada dan mulailah untuk melakukan usaha yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam memulai wirausaha, anda tidak boleh gampang menyerah karena memang tidak ada usaha yang dimulai tanpa kerugian terlebih dulu.

3. Melaksanakan Usaha

Dalam tahapan ini anda akan mengelola berbagai macam aspek dalam wirausaha yang meliputi pembiayaan, sumber daya manusia, organisasi, kepemimpinan, penngambilan keputusan, dan hal hal lainnya berikut pemasaran produk sampai pada tahap evaluasi.

Membuat logo

 



 

Jumat, 13 November 2020

Materi Tema 5 Kelas 6 tanggal 18 November 2020

 

Materi Tema 5 Kelas 6

Tanggal 18 November 2020

 

Hai adik-adik kelas 6 SD, sebelumnya kita telah belajar mengenai formulir. Salah satu formulir yang sering digunakan saat melamar pekerjaan adalah daftar riwayat hidup. Berikut ini kita akan kembali membahas tentang formulir. Namun, materi kali lebih khusus kepada jenis-jenis formulir, syarat pengisian formulir, dan bagian-bagian formulir. Selain itu, kita juga akan membahas mengenai daftar riwayat hidup, dan manfaatnya. Selamat belajar ya.

FORMULIR merupakan lembaran isian mengenai informasi pendaftaran. Fungsi dari formulir pendaftaran ini salah satunya adalah sebagai bukti bahwa seseorang sudah mengikuti suatu acara atau kegiatan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri, formulir diartikan sebagai surat isian atau pun lembaran isian.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mudah sekali menemukan contoh formulir. Berikut 5 di antara contoh formulir tersebut:

  • Formulir pendaftaran saat ikut kursus.
  • Formulir pendaftaran di sekolah atau pun kampus.
  • Formulir kartu anggota.
  • Formulir daftar riwayat hidup.
  • Formulir wesel pos.
  • Formulir kartu pos.
  • Formulir isian bank.


 

Selain dalam bentuk isian, daftar riwayat hidup pun dapat ditulis dalam bentuk cerita atau narasi.

Perhatikan contoh berikut.

 


 Manfaat dari daftar riwayat hidup adalah agar kamu dapat mencatat data diri dalam sebuah tulisan. Daftar riwayat hidup tersebut dapat kamu kirimkan ke media massa cetak untuk kepentingan figur siswa yang berprestasi. Hal ini sangat menarik, bukan?

 

 

Pengertian Medan Magnet

Bumi diketahui memiliki medan magnetik yang berfungsi untuk menahan atmosfer di tempat dan melindungi manusia dari radiasi kosmik berbahaya dan angin matahari. Akan tetapi para ahli dalam berbagai penelitiannya menemukan bahwa secara berkala dalam periode jutaan tahun, medan magnet terbalik sehingga Kutub Utara dan Kutub Selatan bertukar tempat. Sedemikian besarnya manfaat medan magnet bumi bagi keberlangsungan kehidupan mahluk didalamnya. Lalu apa yang dimaksud dengan medan magnet?

Medan magnet adalah ruang yang mengelilingi magnet di mana magnet masih memiliki efeknya. Kekuatannya bervariasi bergantung pada jaraknya yaitu medan magnet pada suatu titik berbanding terbalik dengan kuadrat jarak dari magnet.

Kekuataan yang dialami oleh kutub magnet baik itu kutub utara maupun selatan yang ditempatkan dalam medan magnet disebut dengan intensitas medan magnet. Sedangkan, arus-arus yang membentuk pola lengkungan dalam medan magnet disebut dengan garis-garis gaya magnet atau dapat didefinisikan juga dengan garis-garis khayal magnet yang menunjukan arah medan magnet.

Garis gaya magnet memiliki sifat dan pola, dimana sifat-sifat garis gaya magnet memiliki kecenderungan untuk berkontraksi secara longitudinal yaitu mereka yang lebih dekat dengan kutub maka mereka juga memiliki kecenderungan untuk melakukan tekanan lateral atau ke samping yang membuat saling tolak menolak. Adapun dalam pola garis gaya magnet yang dihasilkan maka akan tergantung kepada jenis magnet yang digunakannya.

Eksperimen Oersted

Pada tahun 1819 seorang ilmuwan dari Denmark, Hans Cristian melakukan percobaan dengan menggunakan kompas dan kawat konduktor. Dimana, arus listrik yang melalui suatu kawat konduktor menyebabkan pembelokan jarum kompas saat kawat berarus tersebut di dekatkan pada jarum kompas.

Arus mengalir melalui sepotong kawat membentuk suatu medan magnet (M) disekeliling kawat. Medan tersebut terorientasi menurut aturan tangan kanan, namun  dengan perbedaan bentuk dari kawat yang dialiri arus listrik maka akan berbeda arah dari medan magnetnya.

a.       Medan Magnet oleh Kawat Lurus

Arah dari medan magnet pada kawat lurus berarus dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Dalam penggunaan kaidan tangan kanan ini, maka genggam kawat berarus dengan tangan kanan, sehingga ibu jari menunjukan arah arus listrik maka arah putaran keempat jari lain menunjukan arah medan magnet.

b.       Medan Magnet oleh Kawat Melingkat

Arah dari medan magnet pada kawat melingkar dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Dalam penggunaan kaidah tangan kanan, gunakan keempat jari pada tangan kanan sebagai arah arus pada kawat, maka ibu jari akan menunjukan arah dari medan magnet.

c.        Medan Magnet pada Solenoida

Solenoida adalah lilitan kawat yang berbentuk helix. Di bagian solenoida terdapat sejumlah lilitan di mana medan magnet seragam dapat dibuat ketika dialiri oleh arus listrik. Adapun, medan magnet pada solenoida ini akan bergantung kepada jumlah arus yang mengalir pada solenoida, jumlah lilitan pada solenoida, dan sifat inti dalam solenoida.

Eksperimen Faraday dan Henry

Dua orang ilmuwan yang berasal dari Inggris dan Amerika yaitu Michael Faraday dan Josep Henry telah melakukan eksperimen mengenai induksi elektromagnetik. Keduanya menemukan fakta bahwa perubahan dalam medan magnet akan menghasilkan induksi arus listrik.

 

Bentuk Kerja Sama ASEAN di Bidang Politik dan Keamanan

Negara-negara yang ada di wilayah Asia Tenggara ini membentuk sebuah perhimpunan yang bernama ASEAN.

ASEAN sendiri merupakan kepanjangan dari Association of Southeast Asian Nations. Perhimpunan ini sudah didirikan sejak 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Mulanya anggota ASEAN hanya lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.

Kemudian akhirnya beberapa negara di Asia Tenggara bergabung ke dalam ASEAN. Di antaranya adalah Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. ASEAN sendiri dibentuk untuk beberapa tujuan, yang salah satunya adalah meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

Kemudian juga berkembang pada kerja sama untuk kepentingan politik dan keamanan. Berikut ini adalah bentuk kerja sama ASEAN di bidang politik dan keamanan.

Bentuk Kerja Sama ASEAN di Bidang Politik dan Keamanan

Dilansir dari situs resmi Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia, inilah bentuk kerja sama ASEAN di bidang politik dan Kemanan:

1. Deklarasi Kawasan Damai, Bebas, dan Netral (ZOPFAN)

ZOPFAN (Zoneof Peace, Freedom and Neutrality) adalah kerangka perdamaian dan kerja sama yang tidak hanya terbatas di kawasan Asia Tenggara tetapi mencakup kawasan Asia Pasifik yang lebih luas, termasuk dengan negara-negara besar (major powers) dalam bentuk tindakan menahan diri secara sukarela (voluntary self-restraints).

ZOPFAN tidak mengesampingkan peranan negara besar di kawasan, namun memungkinkan keterlibatan negara-negara itu dalam penanganan masalah-masalah keamanan kawasan.

2. Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC)

TAC atau Traktat Persahabatan dan Kerjasama merupakan sebuah Traktat (perjanjian persahabatan) yang bertujuan untuk menciptakan keseimbangan politik dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

TAC mengatur cara kerja penyelesaian konflik di antara negara-negara pihak secara damai. TAC ditandatangani pada tahun 1979 oleh 5 Kepala Negara pendiri ASEAN. TAC diamandemen pada tahun 1987 untuk membuka akses negara-negara di kawasan lain. Sampai tahun 2014, ada 32 negara, termasuk 10 negara ASEAN, yang telah mengikuti TAC.

3. Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ)

Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara atau Southeast Asia Nuclear-Weapon-Free Zone adalah sebuah traktat yang bertujuan untuk mewujudkan Kawasan Asia Tenggara yang bebas dari nuklir.

Traktat ini ditandatangani pada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Bangkok, 15 Desember 1995. Penandatangan Traktat itu juga merupakan kontribusi terhadap upaya menuju perlucutan senjata nuklir secara menyeluruh dan mendorong perdamaian serta keamanan internasional.

Selain itu, Traktat itu juga bertujuan untuk melindungi Kawasan Asia Tenggara dari pencemaran lingkungan dan bahaya yang disebabkan oleh sampah radio aktif dan bahan-bahan berbahaya lainnya. 

Kunci Sukses Menjadi Wirausaha

Geliat menjadi entrepreneur atau wirausahawan belakangan semakin meningkat. Semangat kemandirian dalam ekonomi yang patut disyukuri. Dengan berkembangnya perekonomian dari lingkup yang paling kecil, niscaya kehidupan perekonomian pada skala yang lebih besar akan ikut menguat.

Namun, pada kenyataannya, keinginan menjadi wirausaha jauh lebih mudah diucapkan ketimbang dipraktikkan. Harapan masa depan penuh kejayaan bisa jadi hanya tersangkut pada angan-angan.

Keinginannya sama. Namun, hasilnya berbeda. Ada yang berhasil mencapai impian menjadi wirausaha sukses. Tidak sedikit yang gagal total dan meratapi usaha yang kandas. Hal ini membuat sebagian orang meyakini, menjadi wirausaha itu adalah bakat, sesuatu yang terlahir. Ada beberapa kunci rahasia yang bisa dipraktikkan dan dijalankan siapa pun yang berniat menjadi wirausaha sukses.

1. Disiplin 

Wirausaha pada mulanya adalah memberdayakan diri Anda sendiri. Maka Anda harus memiliki disiplin untuk mengatur jam kerja, memenuhi tenggat waktu, mengejar klien baru, dan menghindari gangguan menggoda, misalnya menonton televisi. Jangan buang-buang waktu.  

2. Hemat 

Untuk mencegah diri bangkrut ketika pergerakan bisnis Anda melambat, maka Anda harus pandai berhemat. Anda harus berani memotong pengeluaran yang tidak perlu, seperti untuk keperluan menjamu basa-basi, perjalanan ekslusif, atau baju baru. Lakukan penghematan tidak hanya di masa surut, tapi juga di masa pasang. Bahkan penghematan di masa pasang bisa dilakukan lebih besar lagi agar tabungan Anda semakin banyak.

3. Percaya diri 

Agar berhasil menjual diri Anda kepada orang lain, Anda harus lebih dulu menjadi penggemar terbesar untuk diri sendiri. Jika Anda saja tidak yakin bahwa Anda yang terbaik, bagaimana orang lain bisa percaya? Dan bisnis tidak akan jatuh begitu saja ke pangkuan Anda. Bergeraklah terus mempromosikan diri, mintalah peluang, kapan dan di mana pun selama itu memungkinkan. 

4. Kemampuan komunikasi yang baik

Klien tidak selalu mengungkap harapan atau keinginan mereka dengan jelas. Daripada menebak-nebak apa yang mereka inginkan, dengan risiko Anda salah dalam usaha memuaskan keinginan klien, lebih baik Anda ajukan sebanyak mungkin dan sedetail mungkin pertanyaan kepada klien. Percayalah, mereka tidak akan merasa terganggu, kok.

5. Rendah hati 

Ketika Anda melakukan kesalahan, akuilah dan segera meminta maaf. Kesombongan tidak pernah berhasil dalam bisnis apa pun.

6. Kejujuran dan integritas 

Ketika Anda bekerja sendiri, reputasi amatlah penting. Dalam dunia wirausaha, Anda adalah perusahaan. Anda juga karyawannya. Segala sesuatu yang Anda lakukan akan berimbas langsung pada usaha yang sedang dibangun.

7. Keterampilan pencatatan 

Sangatlah penting untuk mengetahui ketika Anda mendapatkan bayaran, ketika Anda berutang uang, berapa banyak uang bisnis yang ada dalam kas, berapa banyak yang bisa dikeluarkan, dan lain-lain. Dengan melakukannya, Anda akan segera mengetahui kesehatan usaha yang sedang dijalani. Apakah merugi atau untung, apakah ada peluang penghematan atau investasi, dan sebagainya. 

8. Motivasi 

Anda tidak akan berhasil menjadi wirausaha jika aktivitas Anda sehari-hari lebih banyak dihabiskan dengan menonton televisi. Bahkan ketika Anda terpikir untuk bersantai, segera kesampingkan. Manfaatkan sebanyak-banyaknya waktu untuk mengoptimalkan usaha. Atau, jika Anda menginginkan waktu bersantai—atau untuk meraup peluang—yang lebih banyak, percepat tenggat waktu. Jangan selalu menunggu batas akhir.

9. Keluwesan 

Akan ada waktunya Anda menjadi sangat-sangat sibuk. Pesanan yang tidak terduga, klien yang meminta mempercepat, dan lainnya. Tidak ada alasan untuk mengelak. Anda harus bersedia mengatur ulang jadwal kerja untuk mengakomodasi permintaan klien. Pembeli adalah raja, bukan?

10. Kemampuan untuk mengatur batasan

Penting untuk luwes, tapi penting juga untuk tetap mengatur batas-batas dan harapan yang realistis dengan klien Anda. Anda tidak perlu melakukannya secara eksplisit. Cukup terapkan norma-norma. Seperti tidak menjawab telepon dan surat elektronik setelah jam kerja, tidak menerima tenggat waktu yang tidak masuk akal, atau negosiasi pembayaran di akhir. Terapkan saja itu secara konsisten, klien akan mengerti.

11. Sehat

Anggaplah, tidak akan ada yang membiayai seorang wirausaha yang sakit. Jika Anda sakit, usaha akan terhenti. Untuk menjamin kesehatan Anda dan keluarga, bayarlah asuransi kesehatan.

12. Kemampuan untuk hidup seimbang 

Untuk jenis penggila kerja, mereka akan sulit untuk tahu kapan harus berhenti dan beristirahat. Sebaliknya bagi yang terlalu santai, akan sulit bagi mereka mengejar target-target dengan usaha yang sangat keras. Terlepas masuk kategori yang mana, ketika Anda bekerja untuk diri sendiri, Anda harus bisa mendorong diri sendiri keluar dari zona nyaman. Ini perlu dilakukan untuk menjaga kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi sehat dan seimbang.

13. Optimistis 

Anda tidak akan selalu memiliki pekerjaan yang bisa dilakukan. Jangan menyerah. Pertahankan pola pikir positif. Pasti akan segera datang sebuah peluang yang baik untuk Anda.

14. Niat  

Tanyakan kembali kepada diri Anda, apakah Anda benar-benar ingin menjadi wirausaha atau sekadar ingin? Lakukan ini sebelum mengambil risiko keuangan maupun karier. Pastikan apakah berwirausaha akan memberikan kebaikan yang lebih untuk kehidupan Anda.

Jenis Wirausaha

Saat ini,dalam kewirausahaan sangat banyak jenis-jenis wirausaha baru yang di minati dan di geluti oleh sebagian masyarakat.Semua jenis kewirausahaan itu meliputi beberapa bidang yang tentunya akan dapat membantu menggerakan perekonomian di masyarakat.Wirausaha dan usaha di maksud juga di nilai menguntungkan dan menjanjikan hasil besar dengan ceapt.

Pada umumnya,setiap jenis usaha atau bidang kewirausahaan dapat kita mulai dengan modal  kecil,sehingga para pemula dapat mencoba untuk memulainya dengan risiko yang minim.Terutama untuk jenis wirausaha di bidang jasa,pada umumnya dapat di mulai dengan modal sedikit atau bahkan ada tanpa modal uang.

 

Apa alasannya usaha jasa dapat di mulai dengan modal sedikit atau tanpa modal? Karena untuk mulai menghasilkan uang,kita hanya menawarkan atau menjual jasa kita kepada masyarakat yang membutuhkannya.Contohnya,usaha jasa tukang pijat yang menawarkan dan menjual jasa pijat urut kepada orang yg capek-capek dan merasa pegal-pegal.

 

Bagi kalian yang sedang menjalani studi kewirausahaan,di harapkan artikel ini dapat membantu kalian untuk mengetahui  perbedaan-perbedaan dari masing-masing jenis wirausaha yang ada.


Dalam kewirausahaan jenis wirausaha dapat kita bagi berdasarkan sifat dan tujuannya.Karena tidak semua usaha atau bisnis cocok atau sesuai dengan seseorang,dan masing-masing indiividu yang menjalankan suatu usaha tentu memiliki talenta atau bakat serta tujuan yang berbeda-beda.

 

Daftar jenis-jenis wirausaha berdasarkan Sifat Dan Tujuannya :

 

  1. Wirausaha Bisnis.-Wirausaha bisnis adalah mereka yang menekuni dan menjalankan usaha berdasarkan pengetahuan dari menganalisa kebutuhan-kebutuhan,selera serta keinginan masyarakat terhadap barang-barang (produk),dan jasa (layanan).Kelompok wirausaha ini sangat banyak jumlahnya,dan mereka jeli melihat dan mengambil peluang bisnis.
  2. Wirausaha Keuangan.-Adalah para wirausaha yang menjalankan kegiatan usaha bisnis di sektor keuangan.Mereka mengumpulkan dana dari para investor,lalu mendistrubusikan dana atau uang itu di pasar modal.Kemudian mereka akan mendapatkan keuntungan dari usaha mereka.Dalam hal ini,jika dana yang mereka kelolah semakin besar,maka akan semakin besar pula keuntungan yang mereka dapatkan.
  3. Wirausaha Vak.-Yakni para wirausaha yang memiliki pengetahuan,ketrampilan dan skil khusus di bidang produksi tertentu.Apakah bidang produksi mereka itu berupa produk atau pun berupa jasa yang di butuhkan oleh masyarkat.Para wirausaha di kelompok ini,rata-rata berprestasi dan menyumbangkan prestasinya dalam bidang teknik,membuat inovasi-inovasi dan melahirkan penemuan-penemuan-penemuan baru,melakukan peniruan,modifikasi,dan perbaikan kuwalitas atas hasil barang atau pun jasa yang di produksinya.Wirausaha Vak mungkin cocok di sebut sebagai wirausaha beraliran otak kanan yang selalu kreatif.
  4. Wirausaha Manajer.-Adalah para wirausaha yang dapat melakukan atau menjalankan usaha dengan menggunakan atau memanfaatkan pengetahuan bisnis moderen yang lebih maju,dan mereka senantiasa memperhitungkan dan mempertimbahkan suatu usaha dengan efesian.Wirausaha manajer mungkin cocok di sebut wirausaha beraliran otak kiri.
  5. Wirausha Online.-Adalah para wirausaha yang fokus menekuni usaha atau bisnis di internet.Mereka memproduksi produk2 digital atau perangkat lunak,dan sebagian dari mereka fokus menjalankan usaha distribusi dan pemasaran lewat internet.Para blogger adalah termasuk bagian dari wirausaha online.
  6. Wirausaha Dagang.-Yakni mereka yang fokus melakukan dan menjalankan kegiatan jual beli barang dan jasa.Mereka ini ahli mengutamkan membeli barang-barang berkwalitas dengan harga lebih murah lalu menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.Dan mereka mendapatkan keuntungan maksimal dari selisih harga beli dan jual barang yang mereka pasarkan.Mereka mungkin pantas di sebut,wirausaha di bidang pemasaran.
  7. Wirausaha Social Engineer.- Adalah mereka yang menggerakan atau menjalankan usaha dengan berusaha mengikat para pekerja/tenaga kerja dengan  melalui karya sosial/sosialitas dan pertimbangan atas moral dan kebenaran.Rata-rata para wirauasaha dalam kelompok ini,meraih sukses besar dalam usahannya,karena mereka di sukai dan di percaya oleh masyarakat.

 

Pamflet

Pamflet adalah media informasi yang berbentuk selebaran yang dicetak dan berisi informasi berupa teks dan gambar. Pamflet biasanya digunakan untuk menyebarkan . Nama lain dari yang sering digunakan untuk menyebut pamflet antara lain leaflet, brosur, dan flyer.

Sebetulnya, tiga media tersebut memiliki bentuk dan fungsi yang hampir sama. Disebut flyer karena dulu salah satu cara untuk menyebarkan selebaran informasi seperti ini adalah dengan disebarkan melalui udara lewat pesawat. Sementara itu, istilah brosur muncul ketika banyak orang yang menggunakan media selebaran untuk mengiklankan produk dan jasanya.

Sehingga, menyebut pamflet sebagai media informasi yang berisi informasi adalah definisi yang lebih tepat. Karena belum tentu media ini digunakan untuk media promosi, bahkan kenyataannya, perbedaan terbesar dari pamflet dengan selebaran lainnya adalah jenis informasinya. Lalu apa saja perbedaannya? Di bawah ini adalah penjelasannya.

Perbedaan Pamflet dan Brosur

Pamflet sering dibedakan dari brosur dengan alasan bahwa pamflet hanya satu lembar kecil, sedangkan brosur memiliki ukuran kertas yang lebih besar dan dilipat menjadi beberapa “halaman”. Biasanya memang seperti itu, tapi nyatanya terdapat beberapa pamflet yang dilipat juga. Lalu apa perbedaan sebenarnya?

Pamflet biasanya digunakan untuk hal yang tidak bertujuan komersial, sedangkan brosur spesifik memuat informasi untuk menawarkan barang atau jasa. Itu sebabnya mengapa tugas sekolah meminta siswa untuk membuat pamflet saat siswa diminta untuk membuat media untuk menyebarkan informasi edukatif.

Perbedaan lainnya adalah pamflet cenderung lebih banyak memberikan informasi dibandingkan dengan gambar. Sementara brosur biasanya lebih banyak menggunakan gambar untuk menarik perhatian pembeli.

 



 

 

 

Pamflet adalah media informasi yang berbentuk selebaran yang dicetak dan berisi informasi berupa teks dan gambar. Pamflet biasanya digunakan untuk menyebarkan . Nama lain dari yang sering digunakan untuk menyebut pamflet antara lain leaflet, brosur, dan flyer.

Sebetulnya, tiga media tersebut memiliki bentuk dan fungsi yang hampir sama. Disebut flyer karena dulu salah satu cara untuk menyebarkan selebaran informasi seperti ini adalah dengan disebarkan melalui udara lewat pesawat. Sementara itu, istilah brosur muncul ketika banyak orang yang menggunakan media selebaran untuk mengiklankan produk dan jasanya.

Sehingga, menyebut pamflet sebagai media informasi yang berisi informasi adalah definisi yang lebih tepat. Karena belum tentu media ini digunakan untuk media promosi, bahkan kenyataannya, perbedaan terbesar dari pamflet dengan selebaran lainnya adalah jenis informasinya. Lalu apa saja perbedaannya? Di bawah ini adalah penjelasannya.

Perbedaan Pamflet dan Brosur

Pamflet sering dibedakan dari brosur dengan alasan bahwa pamflet hanya satu lembar kecil, sedangkan brosur memiliki ukuran kertas yang lebih besar dan dilipat menjadi beberapa “halaman”. Biasanya memang seperti itu, tapi nyatanya terdapat beberapa pamflet yang dilipat juga. Lalu apa perbedaan sebenarnya?

Pamflet biasanya digunakan untuk hal yang tidak bertujuan komersial, sedangkan brosur spesifik memuat informasi untuk menawarkan barang atau jasa. Itu sebabnya mengapa tugas sekolah meminta siswa untuk membuat pamflet saat siswa diminta untuk membuat media untuk menyebarkan informasi edukatif.

Perbedaan lainnya adalah pamflet cenderung lebih banyak memberikan informasi dibandingkan dengan gambar. Sementara brosur biasanya lebih banyak menggunakan gambar untuk menarik perhatian pembeli.


  Sejarah Pamflet

Pamflet muncul pertama kali pada 1387 dengan nama ‘Pamphilet’ atau ‘panfett’. Nama itu diambil dari komik satir yang popular saat itu, “Phamphilus, Seu de Amore”.‘Phampilus’ sendiri berarti dicintai semua orang.

Pamflet diketahui muncul pertama kali pada tahun 1387 dengan nama “pamphilet” atau “panfett”. Nama tersebut diambil dari komik satir yang populer pada masa itu yang berjudul “Phampilus, Seu Ed Amore”. Bentuknya sendiri komik tersebut tidak pernah lebih dari 5 panel/halaman, berbentuk selebaran yang dilipat.

Arti kata “phampilus” sendiri adalah dicintai semua orang. Semenjak itulah selebaran yang mengandung informasi dan gambar ini disebut dengan pamflet.

Tujuan Pamflet

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pamflet berisi informasi berupa teks dan gambar. Sehingga, tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan informasi tersebut dengan cara yang efektif. Efektif dalam artisan menyebar luas, menarik, singkat dan padat.

Jenis media selebaran seperti memang lebih mudah untuk disebarkan, baik satu persatu ditawarkan pada orang-orang yang berada di keramaian. Atau disimpan di majalah dinding sekolah atau etalase toko untuk dibagikan dengan secara cuma-cuma. Berikut adalah beberapa tujuan lainnya dari pembuatan pamflet.

  1. Menyebarkan dan memberikan informasi edukatif terhadap pembacanya.
  2. Menyebarkan dan memberikan informasi produk atau promosi yang diberikan oleh penjual.
  3. Menyebarkan dan memberikan bacaan atau komik hiburan kepada masyarakat.
  4. Menyebarkan dan memberitakan isu sosial dan kemanusiaan.
  5. Menyebarkan dan memberikan informasi mengenai suatu kegiatan yang akan dilaksanakan.

Ciri Ciri Pamflet

Ciri-ciri pamflet sendiri sepertinya dapat dengan mudah dengan dirasakan ketika kita melihatnya. Namun, untuk memperjelas hal apa saja yang membuat suatu media cetak menjadi pamflet, berikut adalah penjabarannya.

  1. Memberikan informasi tertentu, baik komersial maupun edukatif.
  2. Menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan padat.
  3. Dihiasi dengan gambar menarik perhatian pembaca.
  4. Menggunakan gambar atau foto ilustrasi untuk memperjelas informasi yang ingin disampaikan.
  5. Terdiri dari selebaran yang ringkas dan tidak menggunakan jilid seperti buku.

Jenis Pamflet

Pamflet sendiri dapat digunakan untuk menyebarkan beragam jenis informasi. Jenis informasi tersebut kemudian membagi pamflet menjadi jenis yang berbeda pula. Berikut adalah jenis-jenis pamflet.

  1. Pamflet pendidikan, berarti menyebarkan informasi yang edukatif bagi pembacanya.
  2. Pamflet komersial, tidak hanya brosur, nyatanya pamflet juga banyak digunakan untuk mempromosikan barang dan jasa. Namun, biasanya tidak dirancang untuk menjual, hanya memperkenalkan atau memberikan edukasi produk saja.
  3. Pamflet politik, pamflet yang digunakan dalam menyebarkan visi misi partai atau calon pemimpin (dalam kegiatan politik secara umumnya). Apalagi di Indonesia yang masih banyak daerah yang belum terjangkau sinyal internet, pamflet masih menjadi media alternatif terbaik untuk menjadi media politik.
  4. Pamflet kegiatan, merupakan pamflet yang digunakan untuk memberitahukan suatu kegiatan yang akan dilaksanakan. Konser musik, kegiatan sosial berbentuk pentas seni, dsb.

 

Materi Tema 5 Kelas 6 tanggal 17 November 2020

 

Materi Pembelajaran Tema 5 Kelas 6

Tgl. 17 November 2020

 

Dalam setiap organisasi selalu terjadi komunikasi baik yang bersifat internal maupun eksternal dan dapat dilakukan dengan lisan dan atau tertulis. Dalam komunikasi tertulis diperlukan alat yang dapat dipergunakan secara efektif dan efisien. Adapun alat komunikasi tertulis tersebut adalah berupa surat, dan surat – surat tersebut seringkali agar lebih efektif dan efisien terlebih dahulu perlu diciptakan formulir. Namun tidak setiap formulir pasti berupa surat demikian juga tidak setiap surat terlebih dahulu telah diciptakan formulirnya. Demikian pula dalam organisasi pemerintahan , persuratan dan formulir merupakan alat komunikasi yang sangat penting, bahkan kerjasama tidak dapat dilakukan dengan baik tanpa adanya alat komunikasi berupa surat. Pada masa sekarang ini, banyak instansi pemerintah dan organisasi melaksanakan kegiatan administrasi dan manajemen memanfaatkan formulir sebagai sarana komunikasi kedinasan. Mayoritas dari keseluruhan arsip umumnya dalam bentuk formulir. Meluasnya penggunaan formulir tidak lain adalah karena formulir sangat bermanfaat bagi pelaksanaan operasional kerja. Penggunaan formulir dapat meningkatkan efisiensi kerja. Hal ini disebabkan karena dalam pembuatan formulir dimungkinkan keseragaman dalam pembuatan, penggunaan, penyimpanan, dan pemeliharaannya. Perkembangan teknologi informasi dengan digunakannya perangkat komputer memberikan pengaruh signifikan terhadap penggunaan dan standarisasi formulir. Dengan menggunakan komputer, formulir – formulir dapat dirancang dengan mudah sesuai dengan kebutuhan. Modifikasi terhadap formulir dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, karena komputer memberikan kemungkinan hal tersebut. Penggunaan yang meluas terhadap formulir – formulir memerlukan pengelolaan yang cepat dan tepat. Alasan ini, di samping untuk meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi biaya, juga pengelolaan tersebut menjadi penting karena data dan informasi yang akan diperoleh dipengaruhi oleh standarisasi formulir tersebut.

 

Konsep Formulir dan Manajemen Formulir Menurut Ira A. Penn, formulir merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengorganisasi, mengumpulkan, mengalihkan informasi. Formulir memberikan fasilitas  terhadap pengumpulan dan pemindahan data dan informasi dengan cepat dalam bentuk yang ringkas dan padat.

 

Pengertian yang sederhana, formulir merupakan sehelai kertas tercetak yang menyediakan ruangan untuk di muat catatan – catatan, informasi atau instruksi – instruksi yang akan diteruskan kepada individu – individu, atau organisasi lain.

 

Formulir merupakan alat penting untuk menciptakan dokumen karena formulir menentukan informasi apa yang akan di kumpulkan dan disimpan.

 

Ada beberapa alasan penting mengapa formulir – formulir digunakan :

·         untuk keseragaman atau pembakuan kerja ( work standarization )

·         untuk mempermudah dalam penggolongan ( classification ) data.

·         untuk mempermudah pemberkasan ( filling ) baik sistem maupun tempatnya.

·         untuk mempermudah penertiban prosedur dan tata kerja.

·         sebagai alat pemberian instruksi

·         sebagai alat perencanaan, karena di dalamnya terdapat data dan fakta baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif.

·         sebagai alat untuk kontrol dan evaluasi baik kualitatif maupun kuantitatif.

 

Dengan demikian pada dasarnya, apabila dirancang secara benar formulir dapat mempercepat arus kerja di dalam kantor atau organisasi secara keseluruhan, meningkatkan efektifitas dan efisiensi kegiatan operasional, dan mengurangi biaya.

 

Tidak efisiensinya suatu formulir dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti misalnya :

·         formulir seringkali dibuat melalui prosedur yang salah

·         formulir sulit untuk diisi

·         formulir memuat informasi yang tidak dibutuhkan

·         formulir seringkali tumpang tindih dengan yang lain

·         instruksi formulir kadang tidak lengkap dan jelas

·         formulir sudah kadaluarsa

 

Apakah anak-anak suka menghias kulkas di rumah dengan hiasan berbentuk dan bergambar lucu? Kalau iya, tentunya hiasan ini menggunakan magnet sehingga bisa menempel pada permukaan kulkas. Kenapa magnet bisa menempel pada permukaan kulkas, ya? Kita simak penjelasan tentang magnet berikut ini

A.    Pengertian Magnet

Magnet adalah jenis batuan yang memiliki kemampuan bisa menarik benda-benda tertentu. Kalau menurut pengertian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, magnet diartikan sebagai setiap bahan yang bisa menarik logam besi. Kata magnet sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu magnitis lithosKata itu memiliki arti batu Magnesian. Magnesian atau Magnesia adalah sebuah kota di wilayah Yunani. Sekarang kota ini berubah namanya menjadi Manisia yang terletak di wilayah Turki. Pada zaman prasejarah, di Magnesia ditemukan banyak sekali kandungan magnet.

B. Sifat-Sifat Magnet

1. Magnet Bisa Menarik Benda Tertentu

Seperti yang kita tahu, magnet bisa menempel di logam besi. Namun, jika kita coba mengarahkannya pada benda berbahan lain, belum tentu magnet bisa menempel. Benda yang bisa ditarik oleh magnet disebut benda magnetik. Contoh benda magnetik adalah besi, baja, nikel, dan kobalt.

2. Magnet Punya Dua Kutub

Sama seperti Bumi, ternyata magnet juga memiliki dua kutub yang berlawanan. Kedua kutub itu biasa dinamakan kutub utara dan kutub selatan. Kutub magnet biasanya terletak pada ujung magnet yang menyimpan kekuatan magnet paling besar.

3. Kutub yang Berbeda Saling Menarik, Kutub yang Sama Saling Menolak

Seperti yang sudah disebutkan tadi, magnet punya dua kutub yang berbeda.  Jika ada dua magnet dan kita coba dekatkan, maka secara otomati kutub yang berlawanan akan saling menarik. Lain hal jika kita mendekatkan magnet dengan dua kutub yang sama, maka keduanya akan saling menolak. Intinya kutub selatan magnet akan menarik kutub utara magnet.

4. Gaya Magnet Bisa Menembus Penghalang

Jika kamu arahkan kedua magnet, mereka akan saling menarik meskipun diberi penghalang di antara keduanya. Hal itu karena magnet memiliki gaya magnet yang memungkinkan keduanya tetap saling menarik walaupun terhalang benda lainnya. Namun kekuatan ini akan berkurang kalau penghalangnya semakin tebal. Hal itu karena gaya magnet yang bekerja akan semakin kecil. Selain ketebalan penghalang, kekuatan magnet juga penting. Semakin besar kekuatan magnet maka akan semakin kuat menarik walaupun terhalang penghalang yang tebal.

5.    Medan magnet akan membentuk gaya magnet. Medan magnet akan semakin rapat jika didekatkan dengan magnet.

 

6.    Sifat kemagnetan dapat melemah atau hilang karena hal tertentu, seperti sering jatuh, terbakar, atau lainnya.

C.    Jenis Bahan Magnet

Berdasarkan sifat kemagnetannya, jenis bahan magnet secara umum terbagi menjadi dua, yaitu bahan magnetik (feromagnetik) dan bahan nonmagnetik.

·         Bahan Magnetik (Feromagnetik)

Feromagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet. Jika benda jenis feromagnetik berada dekat dengan magnet, magnet akan menarik benda tersebut. Selain itu, benda yang termasuk bahan feromagnetik dapat dijadikan suatu magnet. Contoh bahan feromagnetik adalah baja, besi, nikel, dan kobalt.

·         Bahan Nonmagnetik

Bahan nonmagnetik terbagi atas:

  1. Paramagnetik adalah benda yang dapat ditarik dengan lemah oleh magnet kuat. Contohnya alumunium, tembaga, platina, dan lain-lain.
  2. Diamagnetik adalah benda yang menolak magnet. Benda ini tidak dapat ditarik sama sekali oleh magnet meski berada sangat dekat dengan magnet yang kuat. Contoh benda diamegnetik adalah emas, seng, merkuri, dan lainnya.

D. Macam-macam Bentuk Magnet

  • Magnet batang bentuknya menyerupai batang atau balok atau kubus.
  • Magnet silinder, menyerupai tabung panjang.
  • Magnet jarum menyerupai jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnet yang runcing.
  • Magnet U (magnet ladam) berbentuk seperti tapal kuda atau serupa dengan huruf U.
  • Magnet cincin, magnet ini memiliki bentuk bulat menyerupai cincin.
  • Magnet keping, magnet ini memiliki bentuk menyerupai kepingan logam.

 

Jenis-Jenis Magnet

Berikut ini adalah jenis-jenis magnet yang dibagi berdasarkan asalnya:

- Magnet Alami

Seperti namanya, magnet alami adalah magnet yang terbentuk oleh alam tanpa ada campur tangan manusia. Magnet jenis ini adalah magnet yang ditemukan oleh penduduk Magnesia di zaman lampau. Biasanya magnet alami berupa batu-batuan

- Magnet Buatan

Kebalikan dari magnet alami, magnet buatan adalah magnet yang sengaja dibuat oleh manusia. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan magnet. Karena buatan, magnet jenis ini memiliki bentuk, seperti magnet ladam atau tapal kuda, magnet jarum, magnet batang, magnet silinder, dan lain-lain. Magnet buatan biasanya dibuat dari besi, bajam atau bahan jenis logam lainnya.

Magnet buatan ada yang sifatnya sementara dan ada juga yang tetap. Magnet sementara kemagnetannya bisa hilang dengan mudah, berbeda dengan magnet buatan yang tetap atau permanen. Magnet sementara biasanya dibuat dengan cara menggosok benda, induksi, atau dengan arus listrik.

Bentuk Kerja Sama ASEAN di Bidang Sosial dan Budaya

ASEAN adalah kepanjangan dari Association of Southeast Asian Nations. Dikenal juga dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Perhimpunan ini sudah didirikan sejak 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Mulanya anggota ASEAN hanya lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina.

Kemudian beberapa negara di Asia Tenggara akhirnya bergabung ke dalam ASEAN. Di antaranya adalah Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. ASEAN sendiri dibentuk untuk beberapa tujuan, yang salah satunya adalah meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.

Berikut ini adalah bentuk kerja sama ASEAN di bidang Sosial dan Budaya.

Tujuan kerja sama bidang sosial dan budaya antarnegara-negara ASEAN adalah agar tercipta kerukunan dan kemajuan bersama. Kerja sama bidang sosial dan budaya ASEAN dilaksanakan oleh COSD (Comittee on Social Development).

Contoh kerja sama di bidang sosial budaya negara-negara anggota ASEAN adalah sebagai berikut:

1. Bidang pembangunan sosial

Kerja sama di bidang pembangunan sosial dan ekonomi adalah dalam rangka meningkatkan keadilan sosial dan perbaikan standar hidup masyarakat ASEAN. Karena itulah dibentuk ASEAN Ministerial Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (AMMRDPE) sebagai forum pertemuan tingkat menteri yang menangani pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan. Ini juga menekankan kesejahteraan golongan berpendapatan rendah, perluasan kesempatan kerja, serta pembayaran (upah) yang wajar.

2. Membantu kaum wanita dan pemuda dalam usaha pembangunan

Sejak dibentuk pada Konferensi Tingkat Tinggi ke-19 ASEAN, ASEAN Ministerial Meeting on Women (AMMW) telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama pemajuan dan pelindungan hak-hak perempuan.

3. Menanggulangi masalah-masalah perkembangan penduduk dengan bekerja sama dengan badan-badan internasional yang bersangkutan

4. Pengembangan sumber daya manusia

Pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama ASEAN di bidang pendidikan.  Penguatan kerja sama pendidikan itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing, baik di tingkat regional maupun global.

5. Peningkatan kesejahteraan

ASEAN juga berusaha untu meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Pada tahun 1979 akhirnya dibentuk ASEAN Ministers Meeting on Social Welfare and Development (AMMSWD). AMMSWD adalah forum pertemuan tingkat menteri ASEAN untuk bekerja sama dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial. Kerja sama ASEAN di bidang pembangunan dan kesejahteraan sosial difokuskan pada program kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak atau akses yang sama kepada perempuan, anak, lansia dan penyandang disabilitas.

6. Program peningkatan kesehatan (makanan dan obat-obatan)

ASEAN Health Ministers Meeting (AHMM) adalah forum pertemuan tingkat menteri kesehatan ASEAN yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama ASEAN di bidang kesehatan.

Kegiatan di bidang kerja sama kesehatan ASEAN, yang terbagi dalam 3 elemen utama, yaitu keamanan makanan (food safety), pemajuan gaya hidup sehat (healthy lifestyle), dan penanggulangan penyakit menular (communicable diseases).

7. Pertukaran budaya dan seni, juga festival film ASEAN

8. Penandatanganan kesepakatan bersama di bidang pariwisata ASEAN (ASEAN Tourism Agreement atau ATA)

9. Penyelenggaraan pesta olahraga dua tahun sekali (SEA Games)

 

Jenis Usaha Bidang Ekonomi

Sumber daya alam tersebut apabila dikelola dalam kegiatan ekonomi dapat digolongkan dalam jenis usaha antara lain sebagai berikut:

Usaha Agraris

Usaha agraris bergerak dalam pengelolaan usaha tanah seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, dan lain-lain. Dalam pengelolaannya, usaha ini berkaitan dengan keadaan alam seperti iklim, cuaca, keadaan tanah, air, dan sebagainya.

Usaha Ekstraktif

Usaha ekstraktif kegiatannya mengolah dan mengelola penggalian, mengambil, mengumpulkan kekayaan dari alam yang sudah tersedia, seperti pertambangan, pembuatan garam, serta budidaya mutiara.

Usaha Industri

Usaha industri adalah usaha mengolah bahan mentah menjadi barang siap untuk dikonsumsi. Bahan-bahan mentah didapatkan dari sumber daya alam yang ada.

Usaha Jasa

Usaha-usaha di atas harus ditunjang dengan usaha jasa seperti jasa angkutan, pergudangan, keuangan dan lain-lain.

Ekonomi Setiap Orang Beragam

Mari melihat sekeliling kita. Mungkin kita tinggal di desa atau perkotaan. Di sana, terlihat perbedaan ekonomi setiap orang.

Masyarakat desa dan kota memiliki keberagaman ekonomi dan sosial yang berbeda. Keberagaman ini antara lain dapat terlihat dari jenis pekerjaan atau mata pencaharian penduduknya.

Jenis pekerjaan yang dilakukan oleh penduduk di suatu wilayah biasanya dipengaruhi oleh lingkungan alam di sekitarnya.

Masyarakat yang tinggal di pedesaan sebagian besar memiliki pekerjaan yang terkait dengan bidang agraris seperti: petani, karena menyesuaikan dengan kondisi alam yang ada, demikian pula masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai sebagian besar akan bermata pencaharian sebagai nelayan, petani rumput laut, pembuat jala, dan sebagainya.

Masyarakat nelayan dan masyarakat petani memiliki karakteristik yang berbeda yang disebabkan karakteristik geografis yang berbeda.

Bagaimana dengan masyarakat perkotaan? Masyarakat di daerah perkotaan memiliki pekerjaan atau mata pencaharian yang lebih bervariasi seperti sebagai pedagang, buruh, penjual jasa, dan sebagainya.

Secara ringkas, masyarakat kota lebih beragam dari pada masyarakat desa. Perbedaan tingkat ekonomi. Di desa tingkat ekonomi masyarakatnya relatif sama. Sedangkan di kota tingkat ekonomi warganya sangat beragam, ada warga yang miskin, kaya, dan sangat kaya.

Jadi,mengapa ekonomi setiap orang beragam? Karena setiap orang memiliki penghasilan yang berbeda menurut kemampuannya mengelola sumber daya alam sesuai bidang usaha yang beraneka ragam.

Apa saja yang memengaruhi keberagaman tersebut? Yang memepengaruhi keberagaman ekonomi adalah ketrampilan seseorang, peluang, pekerjaan seseorang, penghasilan, tingkat persaingan dalam mengelola sumber daya alam sesuai bidang usaha yang digelutinya.

Proses Wirausaha

Proses untuk mengembangkan sebuah usaha baru terjadi pada proses kewirausahaan melibatkan lebih dari sekedar penyelesaian masalah dalam suatu posisi manajemen.

Seorang pengusaha harus menemukan, mengevaluasi, dan mengembangkan sebuah peluang dengan mengatasi kekuatan yang menghalangi terciptanya suatu yang baru.

  • Proses ini memilki empat tahap yang berbeda:
  • Identifikasi dan evaluasi peluang
  • Pengembangan rencana bisnis
  • Penetapan sumber daya yang dibutuhkan
  • Manajemen perusahaan yang dihasilkan

Kemampuan berwirausaha di dasari atas sebuah kepentingan membaca peluang untuk pengembangan sebuah usaha, tersedianya cukup waktu untuk mengimprofisasikan kreatifitas usahanya, dan dorongan yang kuat dalam menguasai pasar.

Jadi, ada empat aspek dasar menjadi seorang wirausaha, yaitu:

  • Melibatkan proses penciptaan dan menciptakan suatu nilai baru
  • Menuntut sejumlah waktu dan upaya yang dibutuhkan
  • Melibatkan seseorang menjadi pengusaha, penghargaan yang paling penting adalah kebebasan, lalu kepuasan pribadi,
  • Seorang wirausaha akan merespon dan menciptakan perubahan melalui tindakan. Tindakan kewirausahaan menyatu pada perilaku sebagai bentuk tanggapan atas keputusan yang didasarkan pada pertimbangan ketidakpastian mengenai peluang untuk mendapatkan keuntungan.

Buletin

Buletin adalah publikasi “oleh organisasi” yang mengangkat perkembangan suatu topik atau aspek tertentu dan ditertibkan/dipublikasikan secara teratur “berkala” dalam waktu yang relatif singkat “harian hingga bulanan”.

Buletin ditujukan kepada khalayak yang lebih sempit, yang berkaitan dengan bidang tertentu saja. Tulisan dalam buletin umumnya singkat dan padat “mirip berita” dimana digunakan bahasa yang formal dan banyak istilah teknis berkaitan dengan bidang tersebut.

 

Desain, serta foto-foto atau ilustrasi dalam buletin umumnya formal, pilihan ukuran penerbitan buletin biasanya ialah A4 “210 X 297 mm” atau eksekutif “7¼ x 10½ inci”. Untuk buletin yang terbit secara berkala dalam jangka waktu sedang “1-2 bulan”, biasanya ditertibkan dengan jumlah halaman agak tebal “36-120 halaman” yang berisi tentang fara umainah.



 

Fungsi Buletin

Menurut Onong U. Effendy buletin sebagai media komunikasi yang berfungsi sebagai berikut:

  • Menginformasikan “to inform” yakni memberikan informasi kepada masyarakat, memberitahukan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi, ide atau pikiran, dan tingkah laku orang lain, serta segala sesuatu yang disampaikan orang lain.
  • Mendidik “to educate” yakni sebagai sarana pendidikan, dengan komunikasi manusia dapat menyampaikan ide dan pikirannya kepada orang lain sehingga orang lain mendapatkan informasi dan pengetahuan.
  • Mempengaruhi “to influence” yakni fungsi mempengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya dengan cara saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan yang diharapkan.
  • Menghibur “to entertaint” yakni komunikasi berfungsi untuk menyampaikan hiburan atau menghibur orang lain.

Tujuan Pembuatan Buletin

Adapun tujuan dalam pembuatan buletin yaitu:

  • Membuat daya tarik agar menjadi jurnalis yang baik.
  • Menjadi daya tarik bagi minat baca.
  • Semakin memperbanyak orang yang minat baca.
  • Membuat seru bagi peminat baca.
  • Yang tidak minat jadi minat karena dibuatnya buletin.

Ciri-Ciri Buletin

Adapun ciri-ciri buletin yaitu:

  • Dibuat oleh sebuah organisasi, lembaga atau yayasan tertentu.
  • Isinya bisa memuat pemikiran suatu organisasi/lembaga/yayasan tersebut.
  • Setiap edisi memiliki tema yang berbeda.
  • Fokus pada bidang tertentu.
  • Ada yang tertib mingguan, bulanan.
  • Bertema.
  • Tertibnya berkala.
  • Berupa selebaran/majalah singkat.
  • Ukurannya kadanga ada yang A4 dan ada juga yang berukuran A5.
  • Ditujukan kepada khalayak yang lebih sempit yang berkaitan dengan bidang tertentu.
  • Tulisan dalam buletin umumnya singkat dan padat dimana digunakan bahasa yang formal dan banyak istilah teknis berkaitan dengan bidang tersebut.
  • Desain serta ilustrasi dalam buletin umumnya formal.
  • Selain memuat tulisan/artikel ilmiah, juga memuat berita-berita terkait dengan kegiatan ilmiah dari instansi/asosiasi yang menerbitkan buletin itu.

Sedangkan untuk ciri-ciri khususnya, itu tergantung dari masing-masing buletin yang ditertibkan, karena setiap buletin memiliki ciri-ciri khusus yang berbeda.